Breaking News

BEM SI Demo di Istana 17 Oktober, Desak Jokowi Terbitkan Perppu KPK


Mata Angin - BEM Seluruh Indonesia (SI) akan kembali menggelar demo pada Kamis (17/10). Rencananya demo akan dipusatkan di depan Istana.

Menurut Koordinator BEM SI Jabodetabek-Banten, Muhammad Abdul Basit (Abbas), tuntutan demo besok adalah mendesak Presiden Jokowi segera mengeluarkan Perppu KPK. 

"Ya betul (mahasiswa berdemo di Istana), untuk besok kita fokus pada Perppu KPK," jelas Ketua BEM UNJ itu saat dikonfirmasi, Rabu (16/10).

Abbas juga membenarkan terkait poster informasi demo yang beredar di Instagram dalam akun @bem_si. Dalam poster itu, disebutkan demo akan digelar pada pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul di Patung Kuda. 





[SERUAN AKSI BEM Se- Jabodetabek - Banten] [Desak PERPPU KPK] #TUNTASKANREFORMASI Arus gerakan besar mahasiswa dan masyarakat terus menerus bergaung dan bergema di setiap sudut nusantara. Semua mendesak pemerintah untuk menghentikan berbagai hal buruk yang terjadi di negeri tercinta ini. Semangat reformasi, sejak 20 tahun lalu, menghendaki adanya pemberantasan korupsi. Dan berdirinya KPK, menjadi salah satu bukti kehendak yang kuat untuk membasmi korupsi di negeri ini. Tetapi, semangat reformasi kembali tergores, ketika DPR, dengan sewenang-wenang, mengesahkan RUU KPK hampir sebulan yang lalu. Semangat Reformasi akhirnya dikorupsi. Kini, satu-satunya harapan, ada pada sikap Presiden. Penetapan PERPPU untuk menarik RUU KPK menjadi tuntutan yang bergema di mana-mana. Presiden sampai hari ini belum menunjukkan sikap jelasnya. Saatnya kita kembali turun kejalan! Reformasi masih harus dituntaskan! Maka, aliansi BEM SI Wilayah Sejabodetabek - Banten kembali mengundang nurani seluruh mahasiswa dan masyarakat untuk bersatu dan melawan bersama kembali turun aksi yang akan dilaksanakan pada: . . Tanggal : Kamis, 17 Oktober 2019 Pukul : 13.00 WIB Lokasi : Patung Kuda - Istana Negara DC : Almamater Mari datang, suarakan, perjuangkan! Kita tidak ingin akhir cerita ini dimenangkan oleh para Tikus Berdasi! Hidup Mahasiswa.! Hidup Rakyat Indonesia.!. . _______________ Tertanda, Koordinator Wilayah BEM Se-Jabodetabek Banten Muhamad Abdul Basit (081284844581)
A post shared by Aliansi BEM Seluruh Indonesia (@bem_si) on
Aksi bertajuk #TUNTASKANREFORMASI itu menuntut adanya sikap yang jelas dari Presiden Jokowi untuk menerbitkan Perppu KPK. Revisi UU KPK yang dianggap melemahkan KPK akan efektif berlaku 17 Oktober meski tanpa tanda tangan Presiden. 

"Kini, satu-satunya harapan, ada pada sikap Presiden. Penetapan Perppu untuk menarik RUU KPK menjadi tuntutan yang bergema di mana-mana. Presiden sampai hari ini belum menunjukkan sikap jelasnya," tulis BEM SI dalam poster itu. 

 Polda Metro Jaya telah melarang adanya aksi demo pada 15-20 Oktober, menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden. Polisi pun tak akan mengeluarkan surat pemberitahuan demo sebagai bentuk diskresi keamanan. 

 Meski demikian, Presiden Jokowi menegaskan tak ada larangan demo. Menurutnya, demo telah dijamin konstitusi. "Namanya demo dijamin konstitusi. Ditanyakan ke Kapolri, ndak ada (perintah melarang demo)" kata Jokowi di Istana Merdeka, Rabu (16/10). [glr]
loading...

Tidak ada komentar