Breaking News

Ternyata, 'Adek-Adekan' Yang Diajak Ngopi oleh Ulum Anaknya Menpora Imam Nahrawi



Mata Angin - Asisten Pribadi (Aspri) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Miftahul Ulum mengakui menerima uang Rp 2 juta dari Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy untuk ngopi-ngopi bersama 'adek-adekan' (adik angkat) di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Senayan, Jakarta Selatan.

"Pernah (terima uang) di Pacific Place, eh Plaza Senayan. Uang kopi Rp 2 juta diberikan pak Ending," ucap Ulum saat dikonfirmasi oleh Jaksa KPK Ronald Worotikan di Ruang Sidang, Kamis (4/7) malam.

Ia mengungkapkan, orang yang ia sebut "adek-adekan" dan diajak ngopi-ngopi oleh Ulum itu adalah anak dari Menpora Imam Nahrawi yang memiliki nama panggilan Ifat dan Diki.

"Sama Ifat dan Diki. Anaknya Pak Menteri (Imam Nahrawi). Bukan (adek kandung) tapi "adek-adekan"," ujar Ulum.

Selain itu, Ulum mengaku pernah menerima uang dari Ending sebanyak dua kali penerimaan. Pertama via transfer untuk uang jalan-jalan ke Yogyakarta dan mengajukan bantuan pribadi sebagai Manager Kemenpora FC. Totalnya mencapai Rp 70 juta dari tiga kali penerimaan.

Sidang hari ini, Ulum bersaksi untuk terdakwa Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana, PPK Kemenpora Adhi Purnomo dan Staf Kemenpora Eko Triyanta, yang merupakan pejabat di Kemenpora.

Dalam perkara ini, nama Imam Nahrawi kerap disebut-sebut karena diduga menerima aliran dana Rp 400 juta melalui Ulum. Hal itu diungkapkan oleh Mantan Bendahara Pengeluaran Pembantu Kemenpora, Supriyono, yang saat bersaksi untuk Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Mulyana. [rm]

loading...

Tidak ada komentar