Breaking News

Tahun 2020 Dipastikan Tarif Listrik Naik



Mata Angin - Mekanisme tariff adjustment atau penyesuaian tarif bakal diimplementasikan pada 2020 mendatang. Hal itu ditempuh sebagai upaya untuk mengurangi beban keuangan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) pada tahun depan. 

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana, mengatakan, dengan diimplementasikannya mekanisme penyesuaian tarif secara penuh, kemungkinan biaya tarif dasar listrik untuk 12 golongan nonsubsidi dapat berubah-ubah setiap tiga bulan. Dengan kata lain, terdapat potensi kenaikan tarif dasar lisrik. 

"Sementara ini, dalam rangka mengurangi beban APBN, pemerintah mengambil kebijakan untuk mulai menerapkan tariff adjustment di 2020," kata Rida di gedung Ditjen Ketenagalistrikan, Jakarta, Selasa (2/7). 

Sementara itu, pada 2019, Rida memastikan tarif listrik tidak akan mengalami kenaikan atau penurunan hingga akhir tahun. Hal itu berdasarkan arahan langsung Presiden Joko Widodo dan Menteri ESDM Ignasius Jonan. "Sampai akhir tahun ini sudah diputuskan tarif akan tetap," kata Rida. 

Rida menjelaskan PLN sebenarnya berhak mengajukan penyesuaian tarif listrik (tariff adjustment) per 3 bulan. Namun sejak tahun 2017 sampai dengan saat ini pemerintah menetapkan kebijakan keputusan tarif listrik non subsidi tetap di tangan pemerintah. Yang harusnya naik, tarifnya tetap ditahan sehingga ada biaya kompensasi yang dikeluarkan pemerintah. 

"Beberapa periode ada yang ditahan, itulah ada yang namanya kompensasi. Jadi PLN tetap dibayar, kita bungkus dengan teman-teman di Kemenkeu," katanya. (ep).
loading...

Tidak ada komentar